MUI mengeluarkan Fatwa Sholat Ied di rumah, yang merupakan prosedur yang dilakukan oleh jemaat atau sendirian

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi virus korona, Komite Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait prosedur sholat Idul Fitri. Rabu (13/5/2020).

Mulai dari fatwa, sholat Idul Fitri bisa dilakukan secara terpisah (Muffalid) atau di rumah, karena virus corona masih berkecamuk. , Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah juga menyerukan implementasi doa identifikasi dalam keadaan darurat Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, panggilan tersebut termasuk dalam rilis Tausiah, yang diterbitkan oleh MUI Jawa Tengah Edisi ke-4 / DP-P.XIII / T / V / 2020

Panggilan tersebut berisi anjuran bagi umat Islam KH Ahmad Daroji Ketua MUI Jawa Tengah mengatakan, jika bersama keluarganya, pendeta yang tidak membacakan huruf panjang bisa membacakan puisi pendek. Daroji mengatakan pada Jumat (05/08): “Imam dapat memimpin shalat Idul Fitri dengan puisi-puisi pendek. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan tata cara sholat Idul Fitri. Kepala keluarga pasti bisa menjadi pendeta.” / 2020). -Daroji berharap masyarakat, khususnya yang ada di Provinsi Jawa Tengah, dapat memenuhi rekomendasi MUI untuk mengekang penyebaran tajuk.

“Kita harus mematuhi aturan ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Lebih baik. Mari kita adakan sholat Idul Fitri di rumah daripada tidak merayakan Idul Fitri sama sekali. Ramadhan? Bisa bertanya dan berkonsultasi langsung dengan penyuluhan Islam secara langsung Oleh Ust. Zul Ashfi, SSI, LC

Kirim pertanyaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *