Menderita Ramadhan, Bagaimana Hukum Membilas dan Menyikat Puasa? Inilah penjelasannya

TRIBUNNEWS.COM-Dr. Ismail Yahya, Dekan Dewan Institut Nasional Agama Islam (IAIN) Kota Surabaya, mengatakan orang yang melaksanakan sholat, puasa, puasa atau menggosok gigi sebelum subuh bisa diperbolehkan berkumur, bersiwak atau menggosok gigi. Di bawah nasehat ulama, dianjurkan untuk menyikat gigi setelah sahur. Jumat (24 April 2020).

Ketika datang untuk bersiwak di siang hari, berkumur atau menggosok gigi, beberapa peneliti menyebutnya makruh atau sebaiknya disimpan.

Baca: Apakah obat kumur itu nyata? Bisakah sikat gigi dan muntah memveto puasa? Simak petunjuknya-Baca: Cara menyembuhkan batuk secara alami, konsumsi madu dalam obat kumur air garam -Baca: 5 cara meredakan radang tenggorokan akibat jeruk nipis dan taburkan di bak air panas -tapi, bila puasa orang berkumur-kumur ya Dalam proses pencucian, mereka sendiri masih diperbolehkan. Ismail Yahya menjelaskan: “

” Kalau hanya sekedar obat kumur untuk mencuci, tidak masalah.

Dia menambahkan bahwa ulama mengacu pada hukum Bersiwak untuk berkumur dan sikat gigi Dia berkata: “Jika orang berpuasa berlebihan, maka puasa. “Kalau puasa itu normal, maka puasa itu normal, maka ulama bisa menghukumnya. Penjelasan Ismail Yahya.

Bacaan: Mimpi Basah Siang Hari Bikin Puasa Batal? Begini Penjelasannya

Bacaan: Sunnah 6 Ramadhan, Mulai Akselerasi Aksi Hingga Menambah Amal

Membaca : 5 resep sponge yang enak, cocok untuk jajan cepat hari ini, puasa hari ini-Punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Bisa tanya-tanya dan langsung konsultasi ke agensi konsultan Islam Ust., Lc

will Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com-untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Ajaran Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *