Bagaimana cara menghitung pendapatan zakat? Instruksi berikut ini

TRIBUNNEWS.COM-Zakat adalah rukun Islam keempat.

Ada dua jenis zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat maal (harta benda). Ini adalah zakat yang harus dipatuhi dalam keluarga Muslim untuk menyesuaikan dengan nishab dan daya tariknya.

Berbeda dengan zakat fitrah yang hanya dikeluarkan pada bulan ramadhan, durasi zakat ini tidak terbatas. -Jenis Zakat ini telah menghasilkan banyak jenis Zakat, diantaranya:

Setiap jenis Zakat memiliki cara penghitungannya masing-masing.

Zakat profesional atau zakat pendapatan adalah zakat yang dikenakan pada setiap profesi atau pengetahuan profesional. – Dilakukan sendiri atau bersama-sama dengan orang / organisasi lain yang pendapatan halal (mata uangnya) mencapai nisab (batas minimal wajib zakat).

Semua jenis zakat memiliki cara penghitungan yang berbeda, namun syarat dasarnya tetap sama, yaitu sudah sampai di Nishab dan membawanya.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan Ust’s Islamic Consultation. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *