Menpora Zainudin Amali: Atlet e-sports membutuhkan kesehatan dan kebugaran

Reporter Jakarta Tribunnews.com Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan-Perkembangan e-sports di Indonesia terus berkembang, dan stigma bermain game tidak perlu dan berangsur-angsur berkurang.

Alasannya adalah bahwa e-sports sama sekarang. Seperti halnya prestasi olahraga lainnya, prestasi tersebut membawa manfaat bagi para pemain yang mahir dalam teknik ini. Menpora Zainudin Amali juga berharap para atlet e-sports atau atlet e-sports dapat terus berolahraga untuk menjaga bentuk fisiknya. Duduk saja.

Ia mengatakan, pada konferensi pers Kontes Fall Free Fire 2020 yang diadakan oleh Garena Indonesia pada konferensi virtual, Jumat, 2020).

“Sebagian besar dari kita berpikir” ini bukan olahraga, tetapi saya pikir ini adalah olahraga, karena para menteri muda dan olahraga berkata: “Selain keterampilan mereka, mereka juga perlu berkonsentrasi selama pertandingan. Dia Terus katakan. “Selain itu, Menpola juga menolak mengatakan bahwa kompetisi e-sports belakangan ini menjadi wadah kegiatan aktif anak muda Indonesia. Meski begitu, dia menolak. Passion, akan mengantarkan mereka yang memenuhi syarat menjadi atlit e-sports.

Untuk itulah, Menpora tak lupa mengapresiasi Garena Indonesia yang kerap menyelenggarakan kompetisi e-sports dan memilih pemain e-sports yang bisa dibanggakan Indonesia.

“Intinya, ini adalah pengembangan generasi muda kita yang memiliki potensi talenta. Katanya:“ Suatu saat nanti bisa mengharumkan nama bangsa, bukan hal yang negatif, tapi hal yang positif. “Menpora. Semangat mereka. Di Kemenpora kami senang bisa bekerjasama. Saya selalu sampaikan kepada KONI bahwa teman-teman e-sports kita harus difasilitasi dan diadaptasi agar tidak merasa ini bukan olahraga. Kita tetap harus percaya bahwa ini adalah” olahraga “. Olahraga “, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *