Menpora membutuhkan pemimpin olahraga untuk memantau perkembangan atlet naturalisasi

Dilaporkan wartawan Tribunnews.com Abdul Majid-Jakarta Tribunnews.com-Wakil Ketua Komite III Indonesia Desmond J Mahesa menolak naturalisasi atlet tersebut saat rapat kerja dengan Menpora Zainudin Amali dan Menkumham Yasonna Laoly. -Menurut Desmond, sejumlah atlet asing yang sudah dinaturalisasi atau menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tidak berdampak signifikan terhadap perkembangan olahraga Indonesia.

Ia pun meminta Menpola untuk tidak memberikan saran yang enteng. -Baca: Siapakah aktor Korea yang prosedur naturalisasinya ditolak oleh Menpra? Li Yojun

Menpora juga menjelaskan pada kesempatan ini bahwa proposal kali ini telah diverifikasi secara ketat. Salah satunya bisa dilihat dari kebutuhan, usia dan kualitas atlet.

“Pak Desmond, kami sangat hati-hati mendorong atlet ini untuk melakukan naturalisasi. Saya setuju dengan Bapak, karena pengalaman periode sebelumnya juga sudah berlalu, tetapi manfaat dan perkembangannya berdampak pada olahraga ini. Tidak signifikan juga, “kata Menpra, Senin (10 Oktober 2020). Persija Marc Klok membacakan Pancasila di depan anggota DPR: Tepuk tangan dan tepuk tangan – sebagaimana kita ketahui, ada empat aktor dalam proses naturalisasi, yaitu Brandon Van · Brandon Van Dorn Jawato, Kimberly Pierre-Louis, Lester Prosper dan Marc Anthony Klok ) Setelah melalui prosedur verifikasi yang ketat, baru disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM serta Komite III MPR. Timnas basket akan mengikuti Piala Asia 2021 dan Piala Dunia Bola Basket 2023 se-Indonesia. -Di saat yang sama, Marc Anthony Klok harus bisa mengangkat timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi, sehingga membantu meningkatkan peringkat FIFA Indonesia. -Dalam rapat dengan Panitia Kesepuluh DPR, proses naturalisasi keempat pemain asing tersebut belum juga dilakukan dan akhirnya diumumkan dalam rapat paripurna.

Menpora juga menanyakan apakah keempat pemain tersebut telah menjadi WNI. Pimpinan federal dalam hal ini PSSI dan Perbasi harus terus memantau perkembangannya.

“Bagi yang telah menyetujui proses kewarganegaraan, kami juga mewajibkan pimpinan olahraga untuk memantau perkembangannya, terlepas dari apakah peningkatan naturalisasi berdampak positif bagi timnas kita.” Jelas Menpora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *