Ketika MotoGP 2020 terdorong ke belakang untuk waktu yang lama, Marc Marquez merasa beruntung

TRIBUNNEWS.COM – Pembalap Repsol Honda Marc Marquez akhirnya mengakui bahwa ia mengambil keuntungan dari perpanjangan Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

Setelah serangkaian game dibatalkan, MotoGP 2020 masih belum bisa dimulai, dan lima seri berikutnya telah ditunda. – Tindakan tidak dapat dipisahkan dari pandemi virus korona alias Covid-19, yang mempengaruhi hampir semua negara di dunia.

Tidak hanya MotoGP 2020, tetapi juga banyak permainan dan acara olahraga lainnya mengalami nasib yang sama.

Bahkan, Pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 telah ditunda hingga musim panas mendatang.

Beberapa pembalap MotoGP 2020, termasuk Fabio Quartalario (Petronas Yamaha SRT) dan Alex Rins (Suzuki Ecstar), merasakan pembatalan dan penundaan seri balapan Kecewa. -Karena baik Quartalaro dan Lins berpikir mereka telah menemukan kinerja yang diperlukan untuk mengendarai MotoGP 2020 setelah tampil baik dalam tes pra-musim Februari lalu.

Di sisi lain, penundaan MotoGP 2020 sebenarnya bermanfaat bagi sang juara dan pemain bersama yang dibela Marc Marquez.

Untungnya, Marquez bahkan menggambarkan penundaan musim ini sebagai mukjizatnya. — Marquez tidak merasa terpisah dari kondisi bahunya, dan bahunya tidak sepenuhnya pulih setelah terluka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *