Zainudin Amali menjelaskan mengapa dia merekomendasikan empat atlet menjadi warga negara Indonesia

Reporter Tribunnews.com Jakarta Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan-Menteri Olahraga Pemuda (Menpura) Zainudin Amali menjelaskan alasannya menasihati empat atlet yang ingin menjadi warga negara Indonesia (WNI) atau dinaturalisasi. – Empat pemain diundang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), tiga di antaranya dari bola basket; Brandon Van Dorn Jawato, Lester Prosper, Kimberly Pierre dari tim sepak bola Louis dan Mark Anthony Klock. Kejuaraan Asia 2021 dan Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023.

Di saat yang sama, Marc Klok dibutuhkan untuk meningkatkan level mahir Timnas Indonesia. — “Kami harus naturalisasi karena di masa depan kami akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket FIBA ​​pada 2023, dan sebelum itu, kami juga akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Bola Basket Asia pada 2021.” kata Menpora dalam sebuah pernyataan. Rapat kerja bersama dengan Panitia Ketiga dan MenkumHAM, Senin (10 Mei 2020). Saat ini kami sangat membutuhkan tambahan personel untuk memperkuat timnas basket. Ini pengalaman terakhir Manila mengikuti SEA Olympics. Dia menjelaskan di negara lain. Kami memiliki dua kebangsaan dan kami tertinggal jauh.

Dalam usulannya, Menpola mengaku hal tersebut tidak sembarangan. Dia dan tim olahraga Jeunesse dan lainnya melihat data ketiga pemain yang akan dinaturalisasi. .

Setelah dianggap lengkap, baru diserahkan ke Kementerian Hukum dan HAM, dan hari ini membahasnya dengan Komite Ketiga DPR RI.

“Berdasarkan penyelidikan kami, kami kira sudah sepantasnya kami meminta warganya untuk memiliki kemampuan memperkuat timnas basket”, ujarnya. Dia menyatakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *