Olah raga independen, inilah cara Naima Syeeda mempertahankan chemistry tim renang yang indah

Reporter Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Sejak pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, para atlet tim renang nasional Indonesia terpaksa melakukan pelatihan independen yang ketat di rumah mereka. Tetapi, seperti olahraga tim lainnya, tentu saja, tantangan yang paling sulit adalah mempertahankan kohesi, kerja tim, atau tantangan yang sering disebut sebagai Tim D Kimia.

Ini juga merupakan tantangan bagi Naima Syeeda Sharita dan dia. Kolega ini

Atlet yang lahir pada tahun 2000 mengatakan bahwa untuk mempertahankan kohesi tim, ada dua hal penting, yaitu, pertama-tama menjaga gerakan tetap sinkron dan selalu berkomunikasi melalui grup media sosial mereka.

“Orang tua itu dan saya selalu berusaha berkomunikasi dalam bentuk tim di masa lalu atau dalam diskusi lain,” katanya. Dia mengumumkan pada hari Selasa (6 Februari 2020).

Tidak hanya itu, demi kekompakan, atlet yang pandai melukis juga telah memainkan game online. Ne dan rekan satu timnya ada di waktu luang mereka.

Sebelumnya, Naima juga bersiap untuk memperkuat pembangunan tim DKI yang dijadwalkan untuk PON XX tahun ini dari Jakarta, tetapi karena popularitas Covid-19, juara bergengsi dari berbagai provinsi di Indonesia terpaksa mengangkutnya ke tahun 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *