Pengukuhan Chandra Bhakti, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Mampola: Perhatian, Tempat Tinggal Anda Rapuh

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Deputi Keempat Dinas Pemuda dan Olahraga Guna memacu kesuksesan olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga akhirnya resmi dipimpin Chandra Bhakti. -Sejak akhir tahun 2018 atau sejak Wakil Ketua Keempat, Muliana ditangkap oleh Panitia Pemberantasan Korupsi atas tuduhan penggelapan dana. Padahal, Wakil Ketua Keempat Kementerian Pemuda dan Olahraga belum menyebutkan siapa yang bertanggung jawab. Jakarta, Wisma Kemenpora (Wisma Kemenpora), Selasa (14/7/2020) .

Baca: Imam Nahrawi minta KPK hentikan penyidikan 1,1 miliar rupiah (kurang lebih (50 miliar rupee) dari aliran dana hibah Kemenpora-ada dua acara hari ini, pertama pelantikan wakil ketua keempat terakhir Pak Chandra Bhakti, karena wakil presiden keempat sudah sejak akhir 2018. Kekosongannya panjang karena saat ini sudah ditentukan telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan PP Perpani dan PB PASI. Menpora (Menpora).

Kali ini Meng Pola memberikan peringatan kepada Chandra Bhakti karena wakil keempat merupakan sumber anggaran terbesar Kementerian Pemuda dan Olahraga. — Ia juga mengingatkan dengan tegas Chandra Bakti untuk mengantarnya sesuai aturan dan tidak menyalahgunakan APBN.

Baca: Konfirmasi Kasus Korupsi KONI Grant, Imam Nahrawi divonis 7 tahun penjara

“Untuk Pak Chandra, Saya Perintahkan Hati-hati Poin. Kediaman Ayah memang tempat yang rapuh. Jangan dianggap remeh karena kami menggunakan uang negara. “Kami bahkan tidak menggelapkan uang negara satu rupee pun,” kata Menpra. Pada paruh kedua tahun lalu, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengungkapkan dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews bahwa MP IV memiliki banyak godaan. –Dia menyebutkan banyak ranjau darat.

Gatot tahu betul seluk beluknya. Alasan deputi keempat ini karena ia juga menginstruksikan deputi keempat Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelum berperan sebagai Sesmenpora. Sesmenpora menjelaskan saat itu Mulyana bertahan beberapa hari karena banyak tumbuhan di sana. -Aku bisa menyeberangi tambang dengan itikad baik. Ini hanya soal waktu, ”lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *