Menpora: Sebelum diberitakan, atlet yang ingin menjual medali untuk menyembuhkan anak adalah scam

Wartawan Tribunnews.com Jakarta, Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan-Menteri Pemuda dan Olahraga (Mampola) Zainudin Amali prihatin mantan pendayung Indonesia ingin menjual medali untuk merawat anaknya yang sakit. -Setelah mendengar kabar itu, Menpora langsung menyatakan akan membantu Leni Haini, mantan pendayung.

Baca juga: Bicara soal kualitas timnas Indonesia Shen Taiyong tak menjamin medali emas Olimpiade SEA 2021 — Menpora mengirimkan asisten pembinaan dan prestasi untuk memverifikasi kabar ini.

Usai verifikasi, Menpora mengaku “kaget karena Leni Haini bilang kabar itu bohong. Sambil jual medali, saya langsung perintahkan Dewan Pengembangan Prestasi untuk mengecek apakah kabar itu virus untuk PB PODSI,” Kata Menpora Beritahu Tribunnews pada Rabu, 17 Februari 2021. Kemudian pimpinan PODSI di kawasan Jamby melakukan pengecekan, ternyata mantan atlet tersebut mengaku tidak tahu apa-apa tentang pemberitaan tersebut. Dia juga ingin tahu siapa yang membuat berita itu, dan dia bilang itu scam. Ini hasil peninjauan kami, “lanjutnya.

Harap dibaca juga: PODSI Kabupaten Bogor memperkenalkan olahraga dayung kepada siswa SMA

Di saat yang sama, Leni Haini mengaku kesal dengan hilangnya virus.- — Dia menunjukkan bahwa dia tidak akan pernah menjual medali, dan berbicara tentang berita putranya yang sakit pada tahun 2012. Pemerintah membantunya. — “Saya tidak tahu gambar virusnya. Tanpa seizin saya, saya juga frustasi dan merasa gambar saya digunakan. Saat itu tahun 2012 dan saya perlu mengasuh anak-anak saya. Untuk penyiar, tolong jangan jual nama saya. Jika Anda ingin menyebarkan virus, tolong sebarkan virusnya. Secara aktif, “kata Lenny. -” “Ini adalah medali saya, dan saya tidak ingin menjualnya. Saya menjadi korban., “lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *