Pilot Kamelia terobsesi dengan Menpora yang menjadi korban

Reporter Abdul Majid dari Tribunnes.com di Jakarta-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpra) Zainudin Amali mengadakan Instagram real-time melalui Kemenpora “ Easy with Menpora dialog”. – Pembicara untuk pidato ini adalah sepasang medali emas oleh Silat, Hanifan dan Kamelia Pipit.

– Mereka dijuluki Pasangan Emas karena selama Asian Games, dua pasangan siap pakai berhasil memenangkan medali emas di Asian Games 2018. — Dalam percakapan informal, Menpora membiarkan Pipiet mengenal Silat sampai akhirnya membuat Indonesia bangga.

“Pada awalnya, Silat berada di sekolah dasar. Jadi saya diintimidasi. Ketika saya pulang dari sekolah, saya sering diintimidasi. Saya menangis selamanya dan ayah saya digigit. Nah, kemudian saya menjadi semakin mandiri, Akhirnya saya tidak sengaja meletakkannya di Penkak silat padepokan, dekat KPS Nusantara dekat rumah saya, “kata Pipiet kepada Menpora. Fokus pada hobi barunya – sampai hari itu ia berpartisipasi dalam permainan. – Lawannya adalah seorang siswa sekolah menengah, karena ia dan posturnya yang dibintangi adalah sama – setelah pertandingan ia berpartisipasi dalam pertandingan terakhir Menarik beberapa orang untuk menemukan bakat, ia diterima di Ragunan Sports Special School di Jakarta selatan.

“Dari perguruan tinggi hingga sekolah menengah, aku berpartisipasi dalam kompetisi dan terus menang. Omong-omong, ada Ragunan SKO, tidak ada atlet seni bela diri, jadi aku pergi ke sana,”

” Persyaratannya telah berpartisipasi dalam kejuaraan nasional PPLP dan berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Pada saat itu, saya adalah atlet PON termuda 2012. Pada waktu itu, saya hanya di sekolah menengah tingkat tiga, tetapi sampai partisipasi PON berlanjut hingga sekarang, seperti SEA Games, kejuaraan dunia kemarin Juga berpartisipasi di Asian Games dan memenangkan medali emas, “Pipiet juga mengatakan bahwa ia telah berhasil, ia harus mengalami beberapa kendala, terutama tidak pernah menyerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *