Akbar Bintang Cahyono / Winny Oktavina Kandow terpilih untuk pertandingan kandang PBSI perlu beradaptasi lagi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Pemain ganda ganda Indonesia Akbar Bintang Cahyono / Winny Oktavina Kandow membandingkan proses adaptasi anak-anak mereka sambil belajar berjalan. Periode pengunduran diri satu tahun .

Pada 2019, Winnie dipasangkan dengan Tontowi Ahmad, sementara Akbar berfokus pada nomor ganda putra dan dipasangkan dengan Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Keduanya dipasangkan dengan Tontowi dan Winny pada tahun 2020 setelah kebangkrutan Tontowi dan Winny Bersatu kembali di tahun ini.

Akbar dan Winny mengatakan proses perbaikan itu sulit.

“Kita harus beradaptasi kembali dengan kebiasaan satu sama lain sejak awal. Karena metode kontak yang berbeda antara keduanya, kebiasaan saya telah berubah,” lapor Badminton Association. org. Dia berkata: “Dalam 2-3 bulan pertama atau dari Januari hingga Maret, rasanya seperti anak kecil yang hanya bisa berjalan. “Akbar merasakan hal yang sama karena dia harus menjaga keselarasan dengan model permainan anak-anak. Posisi ganda putra dalam ganda campuran. Pertama-tama, ini sangat sulit, tetapi kami telah bekerja keras untuk meningkatkan kualitas permainan,” tambahnya.

Setelah reuni, Akbar Bintang Cahyono / Winny Oktavina Kandow akhirnya menjadi final Kejuaraan Keluarga PBSI PBSI Pelatnas Kontestan, Cipayung, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Mereka harus mengakui keunggulan Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti, 9-21, 17-21 di babak final.

Baca: https: //www.bolasport.com/read/312226287/pbsi-home -tournament-akbarwinny-adaptation-like-small-child-learning-walking? Halaman = semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *