Illiza Saaduddin mengatakan bahwa tim panahan Indonesia Pelatnas yang optimis dapat mengatasi rintangan sebelum Olimpiade

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Presiden Dewan Direksi Asosiasi Panahan Indonesia (PB Perpani), Illiza Saaduddin Djamal optimis bahwa ia akan dapat menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan rupiah Indonesia untuk tim panahan Olimpiade Tokyo 2020 Pelatnas.- — “Saya optimis bahwa saya telah menyelesaikan berbagai kendala dalam persiapan untuk tim panahan Indonesia Tokyo 2020 Pelatnas. Saya berharap kita dapat memaksimalkan pencapaian pemanah Indonesia sehingga mereka dapat mencapai harapan. Illiza Saaduddin Djamal mengatakan:” Untuk memenuhi harapan Tujuannya, katanya, PB Perpani menghadapi dua kendala. . Dengan kata lain, dalam menghadapi beberapa insiden dan gangguan yang terencana karena Virus Corona atau wabah Covid 19, ego pelatih selalu menambah warna pada setiap tim pelatihan nasional, yang telah membawa dunia dengan badai. -Eliza Sadaddin Jamal, yang dikenal sebagai ibu dari komunitas, mengatakan untuk menghilangkan keberadaan diri para pelatih. PB Perpani Banda Aceh akan memimpin pemilihan pelatih dan atlet nasional untuk Olimpiade Tokyo 2020, Pelatna, yang akan diadakan di arena memanah Stadion Bangkano di Jakarta dari 25 hingga 30 Maret 2020. Pelatihan di daerah lain: Semua atlet dan pelatih harus menerima pelatihan pusat di Jakarta. Ini adalah keputusan yang harus diikuti oleh rapat manajemen PB Perpani. Saya yakin semua orang mendukungnya. Pelatih yang bertanggung jawab untuk pelatihan nasional akan ditentukan dalam pekerjaan mendatang. Mantan Walikota Ce Banda Aceh mengatakan bahwa orang-orang terbaik pasti akan dipilih. Dia menyebutkan kehadirannya di PB Perpani dengan dukungan pelatih senior Jawa Timur Denny Trijanto.

Mengenai persiapan untuk tim panahan Indonesia Pelatnas Untuk Olimpiade Tokyo 2020, Iliza mengakui bahwa waktunya memang telah ditunda karena akan dipilih sebagai manajer umum PB Perpani pada 28 Februari untuk menggantikan Kelik Wirawan Widodo.

“Setelah kami dapat memperoleh dekrit (SK) dari KONI pusat pada 15 Maret 2020, kami segera mengambil tindakan. Pada rapat dewan pada 17 Maret 2020, kami menetapkan rencana untuk tim panahan nasional Dan jadwal, mulai 1 April 2020, “katanya. Illiza mengatakan bahwa meskipun program pelatihan nasional telah diselenggarakan dalam persiapan untuk Olimpiade Tokyo 2020, hal-hal yang berkaitan dengan momok Covid 19 mengenai dunia tidak dapat diselesaikan. “Karena Covid ke-19, dua program pelatihan Olimpiade nasional harus dibatalkan, yaitu kompetisi yang diadakan di Thailand dan Shanghai, Cina. Selain itu, kami hanya dapat melakukan pelatihan sementara di Jakarta, “jelasnya.

Pada Olimpiade Tokyo 2020, PB Perpani memenangkan dua tiket individu dan pria untuk busur recurve melalui Riau Ega Agatha dan Dianda Coirunissa. Mereka Layak memenuhi syarat berdasarkan hasil Asian Games 2018 Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *