Kesuksesan Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti membawa harapan bagi sektor pencampuran Indonesia

Jurnalis WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PB Djarum sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada atlet mereka atas prestasi mereka di seluruh dunia. Jordan / Merati Dava Oktavianti (. 11/2020) yang baru saja memenangkan Kejuaraan Bulu Tangkis 2020 yang bergengsi All England Open pada pertengahan Maret.

Praveen-Melati juga menerima pujian dari departemen layanan olahraga Djarum Foundation. Perusahaan membagikan bonus kepada Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktaviani dalam bentuk setoran BCA, masing-masing dengan Rs 2 crore.

Selain itu, dua bonus senilai Rp 25 juta dibagikan dalam bentuk kupon Blibli.com. Sebagai hasilnya, total bonus Praveen / Melati berjumlah IDR 450 juta.

Untuk Praveen, memenangkan Kejuaraan All England 2020 sangat istimewa.

Gelar kejuaraan yang bergengsi menjadikan Praveen pemain pria Indonesia pertama yang cakap.Dia memenangkan dua pasang ganda campuran Inggris-dua kali. Sebelumnya, Praveen telah memenangkan kejuaraan bersama Debby Susanto di All England Championship 2016.

“Kami bangga bisa memenangkan kejuaraan dalam pertandingan berskala Inggris. Ini tidak terlepas dari peran klub, pelatih, dan PBSI. Yang terakhir telah mengasah kemampuan kami. Bagi saya, ini Bonus, yang terpenting adalah kita harus terus bekerja keras untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dan membuat negara kita bangga dengan dunia.

Melati juga menyatakan pandangan yang sama. Dara pada tahun 1994 Dilahirkan di Banten pada 26 Oktober 2010, ia juga berterima kasih kepada Djarum Foundation, PB Djarum, dan pelatih Nova Widianto dan Richard Mainaky atas dukungan kuat mereka untuk menjadikannya dan Praveen dapat mencapai prestasi kelas dunia … “Terima kasih atas kepercayaan dan perhatian Anda. Bonus ini adalah motivasi bagi Praveen dan saya untuk terus mencapai kesuksesan, “kata Melati. Campuran ganda, Nova Widianto dan Richard Mainaiky. Pada saat yang sama, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa prestasi Praveen dan Melati membuat orang berharap bahwa Indonesia akan mampu bersaing dalam ganda campuran di masa depan. Katakan banyak.

“Setelah kematian Owi dan Butet”, Indonesia belum menempati peringkat pertama di dunia dalam bidang ini selama dua tahun. Kepala proyek olahraga Yayasan Djarum menyimpulkan: “Saya harap Praveen / Melati dapat dalam waktu singkat Kembalikan posisi Anda di dalam. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *