Lewis Hamilton berkomentar tentang kesunyian kematian mendiang George Floyd

TRIBUNNEWS.COM – Pembalap Mercedes Inggris Lewis Hamilton mengkritik Formula Satu (F1) karena tidak mengadopsi sikap kematian George Floyd.

Sebelum kesuksesannya sebagai pembalap Formula Satu, Lewis Hamilton adalah korban rasisme di awal karirnya. Bagaimanapun, Lewis Hamilton (Lewis Hamilton) tanpa lelah memulai karirnya, menjadi pembalap kulit hitam pertama yang menjadi juara dunia Formula Satu. Pria berusia setahun, ia mempertanyakan sikap Formula Satu, menghadapi kematian George Floyd (George Floyd), Formula Satu tetap diam.

Bahkan, dari sepak bola, NBA ke UFC, olahraga lain telah menyatakan solidaritas dengan Freud. Hamilton berkata: “Beberapa dari mereka adalah bintang besar, tetapi mereka diam dalam ketidakadilan.” Hamilton melaporkan di Instagram.

Pada usia 35, ia juga menyesali ketidaktahuannya di F1. Hamilton berkata: “Tidak ada tanda (persatuan) dalam industri tempat saya berada. Orang kulit putih mendominasi olahraga.

” Saya satu-satunya (orang kulit hitam) yang sendirian di sini. Dari Inggris .

Baca halaman selanjutnya >>>>>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *