Kisah pejuang Islam Hanifan Yudani Kusuma di Menpola, menceritakan perjuangan kematian Asian Games

Report oleh Tribunnews.com reporter Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, pejuang veteran Jakarta-Indonesia Hanifan Yudani Kusumah menceritakan bagaimana ia pertama kali menyadari pencak silat sampai akhirnya ia menjadi Indonesia di arena internasional Juara tengah tay kolom – Seseorang mengatakan dalam obrolan informal dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bahwa acara itu disiarkan langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga akhir pekan lalu.

“Hanifan adalah salah satu pilar kami. Jadi, bagaimana Hanifan tertarik pada seni bela diri? Ada banyak cabang seni bela diri. – Hanifan menjelaskan bahwa ia tertarik pada seni bela diri karena orang tuanya. Dan berharap untuk mengikuti jejaknya. Untuk tujuan ini, dia berlatih dan memutuskan untuk terlibat dalam seni bela diri.

“Pertama-tama, kita harus mengikuti jejak orang tuanya. Berlatih, semangat dan tekad. Kemudian bergabunglah dengan kejuaraan dan ikuti PON. Kemudian bergabunglah dengan olahraga dan harus memilih. Proses seleksi sangat ketat. Dia mengatakan bahwa dia bersaing dengan pria tua dan teman-temannya.

Hanifan akhirnya melarikan diri dan melanjutkan karir perjuangannya. Dia telah berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan dari Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Asian Games. “Bermain PON benar-benar luar biasa. Hanif merasa seperti kuda hitam pada saat itu. Sebagai pendatang baru, dia jatuh ke kejutan nasional. Jangan berhenti di sini, dan kemudian mendorong Asian Games ke klimaks. Sebelumnya, dia harus ditangkap lagi. Pemilihan. Di Asian Games, kami berjuang demi tetes darah terakhir, “kata Hanifan. Ia berharap Pencak Silat dapat terus berkembang biak.

“Pencak Silat sangat maju. Kami ingin memperluas seni bela diri ini. Hanifan selalu memberikan bimbingan dan motivasi kepada saudara-saudari muda, jangan bangga belajar pencak silat. Dia menjelaskan bahwa kami tidak ingin dikalahkan oleh negara lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *