Setelah merasa iri dengan Marc Marquez, Vinales mengambil tanggung jawab berat di setiap kompetisi MotoGP

TRIBUNNEWS.COM – Pembalap andalan Yamaha, Maverick Manarik Vinales, jelas cemburu pada Marc Max.

Selain itu, Vinales, yang masih dianggap sebagai pilar Vin tengah dari pembalap Movistar Yamaha, bertahan dalam tugas yang sulit selama balapan. — Pembalap Spanyol itu bertekad untuk mengalahkan Marc Marquez di setiap kompetisi.

Baca: Bradley Smith membatalkan pengunduran dirinya dari dunia MotoGP karena Covid-19

Baca: Strategi Marc Marquez melawan MotoGP pada tahun 2020, dipertimbangkan Jumlah balapan -tidak lagi menjadi rahasia sejak 2013, Marc Marquez berhasil mendominasi balapan MotoGP-di Grand Prix Formula Satu 2013, Marquez (Marquez) ) Telah menjadi juara dunia MotoGP sebanyak enam kali. Menjadi juara tim Movistar Yamaha.

Diakui oleh Vinales, tugas berat yang dipimpinnya telah ditanamkan padanya sejak 2016.

“Kalahkan Marq uez? Itulah tujuan saya. Di trek, saya mulai bertarung dengannya pada 2016.” Maverick Vinales, dikutip oleh Tribunnews.com di halaman Tuttomotoriweb. — “Aku menghormatinya sebagai lawan dan pelari, tapi bagiku itu hanya nama. Di lintasan, hanya satu yang menang,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *