Kisah inspirasional dari Kisona Selvaduray, yang dididik dalam peralatan militer sejak kecil

TRIBUNNEWS.COM – Juara tunggal putri Malaysia masa depan Kisona Selvaduray berbagi kisahnya dalam mengejar karir yang ringan.

Kisona memberi tahu orang tuanya bahwa ketika orang tuanya benar-benar ingin dia menjadi pengemis yang dapat diandalkan, dia mulai berbicara. Orang tua itu bukan percakapan sederhana tanpa tindakan nyata.

Salah satu tindakan nyata yang diambil oleh orang tua, terutama ayah, adalah menyelidiki disiplin Kisona sedini mungkin.

Membaca: Kepercayaan pelatih tentang potensi wanita lajang di Malaysia di masa depan

Membaca: Pebulu Tangkis Keputusan bijak Malaysia untuk berubah dari lajang menjadi ganda

Omong-omong, Kisona adalah seorang perwira polisi di negara tetangga. — Ini mencegah Kisona dari langsung menerima pendidikan militer sejak usia dini.

Pendidikan militer akhirnya membuat Kisona secara bertahap mewujudkan mimpinya menjadi atlet profesional.

Kisona, 21 tahun, telah belajar bermain sejak 2002. Yaitu, dia baru berusia 4 tahun.

Sejak itu, Kisona telah menerima pendidikan gaya militer dalam kehidupan sehari-harinya sehingga dia bisa menjadi orang yang disiplin. — “Kedua orang tua saya membimbing dan mendorong saya untuk memilih bulu tangkis sebagai jalur karier masa depan saya,” kata Kidina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *