Empat atlet viral yang buta akan menyerang kaos untuk membantu melawan Covid-19

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Abdul Majid-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Apakah Anda ingat Miftahul Jannah?

Ya, dia adalah pemain judo buta Indonesia, dia sebelumnya pernah berpartisipasi dalam Asian Paralympic Games 2018.

Setelah dia didiskualifikasi karena menolak melepas jilbabnya, dia terinfeksi oleh virus.

Setelah didiskualifikasi, Miftah juga terinspirasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dan ia secara langsung mengundangnya untuk bekerja di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. -Sekarang Miftah muncul kembali. Dia tampaknya tidak memperkenalkan olahraga barunya, tetapi mendorong orang untuk melihat simpati pandemi Covid-19 di Indonesia untuk membantu tim medis melawan Covid-19.

“Dalam hal ini, saya ingin melelang pakaian yang penuh dengan sejarah Miftah dan Indonesia yang bergelombang. Kali ini, Miftah menyerahkan pakaian Miftah untuk membantu para perenang berlomba memperebutkan kejuaraan. Hasil lelang ini adalah medis Tim yang menentang mahkota akan menyerah, “Miftah mengatakan kepada Tribunnews melalui berita Australia Barat, Jumat (17 April, 2020). “Miftah ingin melelang kaos ini, yang merupakan alasan utama untuk membantu negara ini.” . Kemeja ini tidak dapat digunakan karena melanggar prinsip Miftah. Dia menjelaskan bahwa meskipun Miftah tidak dapat terlibat dalam judo, Miftah masih seorang pemain di Catur Buta.

Mekanisme lelang itu sendiri buka hari ini (17/4/2020 dan 17 Mei 2007) pada 22 April 2020. Harga pembukaan Miftah adalah 3 juta rupee.

“Miftah dibuka hari ini dengan harga mulai dari Rp. 3 juta. Miftah dilelang melalui Facebook dan Instagram Miftah. Instagram Miftah; Miftahul_judo,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *