Pembalap Indonesia menyoroti panasnya, melampaui rekor waktu kejuaraan dunia Moto3

TRIBUNNEWS.COM-Pembalap Indonesia Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang menyoroti cuaca hangat Kejuaraan Motor Andalusia ke-2 2020 pada Jumat (24/7/2020) di sirkuit di Jerez, Spanyol. -Andi Gilang yang mengikuti kategori Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia, hanya mampu mencatatkan waktu lap 1 menit 42.600 detik, dan mencetak 23 gol pada free practice pertama yang disebut Free Practice 1 (FP1).

Pengemudi asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, saat menghadiri pertemuan FP2, situasinya semakin parah. -Membaca: Hasil FP2 Moto2 Andalous 2020: Motor Terbakar Tercatat, Andi Gilang Catat Progres

Au Selama sesi ini, Andi Gilang hanya mampu mencatatkan waktu lap 1 menit 43.672 detik

Hasil, Andi Gilang hanya menempati peringkat ke-24 dalam hasil keseluruhan FP Moto2 Andalusia 2020. -Meski terbilang mengecewakan, performa Andi Gilang masih lebih baik dari juara dunia Moto3 Italia 2019, Lorenzo Dalla Porta (Lorenzo Dalla Porta) mengikuti kompetisi tim kursus Italtrans .

Baca: Video Pembalap Moto3 Tertabrak Motornya Akibat Kecelakaan Mobil di Tikungan 1 Sirkuit Jerez Spanyol

Porta Cuma Bisa Membuat 26 Waktu Lap Terbaik Selama 1 Menit 42,960 detik.

Usai menuntaskan hari pertama Kejuaraan Motor Andalusia 2020, Andi Gilang memperkirakan hasil balapannya lebih baik dari pekan lalu.

Pengemudi berusia 22 tahun itu juga mengevaluasi mobil tersebut dan semakin banyak menemukan sentuhan terbaik saat menunggang kuda besi. “FP1, dibandingkan minggu lalu, saya merasa lebih baik, dan kontak saya dengan motor ini semakin baik,” kata BolaSport.com mengutip kutipan resmi Honda Idemitsu dari Andi Gilang. -Meski dia gagal menyempurnakan jadwal FP2, Andi Gilang tidak mengubah jumlah pemain yang dia mainkan.

Selain masalah teknis, rekan tim Somkiat Chantra (Thailand) tidak menyangkal bahwa cuaca panas di sirkuit Jerez membuatnya mengalami beberapa kesulitan.

“Di pertandingan FP2, saya malah bilang kalau pun saya tidak bisa menyempurnakan jadwal, performa saya lebih baik,” ujar Andi Gilang.

“Karena cuaca yang panas, saya pikir pekerjaan kami berkembang dengan baik dan kami siap untuk melanjutkan pekerjaan ini di pertemuan berikutnya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *