Desmond J Mahesa mengimbau agar WNI tidak berhenti memajukan sepakbola Indonesia

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan bahwa Desmond J Mahesa, Wakil Ketua Panitia Ketiga MPR Jakarta-Indonesia, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut. · Menpora Zainudin Amali dan Menkumham Yasonna Laoly mengadakan rapat kerja bersama membahas persetujuan kewarganegaraan (permohonan naturalisasi), Senin (5/10) / 2020) Ajukan lamaran online untuk empat atlet asing.

Empat atlet asing yang telah melalui proses naturalisasi yaitu Brandon Van Dorn Jawato dan Kimberly Pierre · Louis (Kimberly Pierre-Louis), Lester Prosper (Lester Prosper) dan Marc Anthony Klok (Marc Anthony Klok). Dalam pertemuan tersebut, Desmond menyatakan ketidaksetujuannya dan meminta rekan-rekannya untuk tidak menyetujui naturalisasi keempat pemain tersebut.

Menurutnya, beberapa mantan pemain naturalisasi belum banyak yang dinaturalisasi. Pengaruh positif terhadap prestasi olahraga Indonesia.

Desmond berkata: “Catatan saya, setelah menjadi warga negara Indonesia, kualitas sepak bola belum membaik, begitu pula basket.” — Hormat para atlit Hari ini kami berharap ia bisa menambah olahraga kita Orang-orang yang berharga, “

” Untuk ini, saya berharap rekan-rekan saya dapat melihat dengan jelas apakah keempat orang ini layak menjadi warga negara. Mengapa? Dia menjelaskan karena berdasarkan pengalaman saya yang lalu, belum ada kemajuan yang jelas untuk mendukung gerakan kami.

Sejauh yang kami ketahui, keempat atlet ini telah lolos tahap verifikasi dari Kementerian Olahraga Pemuda dan kemudian diserahkan ke Kementerian Olahraga. Kementerian Hak Asasi Manusia dan Hak Asasi Manusia. -Setelah memeriksa dan meninjau kondisi, Menkumham Yasonna Laoly setuju untuk melakukan naturalisasi keempat pemain. -Namun, langkah ini belum selesai. Mereka tetap harus melalui proses berikut.

Menpora mengumumkan: “Setelah memasuki Komite Ketiga, mereka juga harus masuk ke Komite Kesepuluh, hanya untuk mengumumkannya nanti dalam rapat pleno.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *